sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Sebanyak 26 pengurus ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tanah Datar masa bakti 2023–2028 resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Jumat (24/7/2026).
Pelantikan pengurus organisasi profesi bidan tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Abdurrahman Hadi, S.STP., M.Si.
Turut hadir Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly serta Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar Veri Winora.
Dalam sambutannya, Sekda Abdurrahman Hadi menegaskan bahwa bidan memiliki posisi strategis dalam pembangunan kesehatan daerah. Peran tersebut tidak hanya berada di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga ke pelosok nagari.
Menurutnya, bidan merupakan salah satu garda terdepan dalam memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan secara berkualitas.
“Keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten Tanah Datar tidak terlepas dari dedikasi para bidan yang senantiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui peran aktif pengurus di tingkat ranting,” ujarnya.
Karena itu, Sekda mendorong pengurus IBI yang baru dilantik untuk menjaga integritas, loyalitas dan profesionalisme, baik dalam menjalankan roda organisasi maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan kebersamaan sebagai kekuatan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor kesehatan.
“Saya mengajak seluruh pengurus untuk meningkatkan soliditas dan kebersamaan dalam organisasi. Dengan kekompakan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak,” katanya.
Pemkab Tanah Datar, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai langkah IBI dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran bidan sebagai mitra strategis dalam pembangunan kesehatan. Kami berharap IBI Cabang Tanah Datar terus berinovasi, memanfaatkan teknologi informasi dalam pelayanan, serta senantiasa mengedepankan pelayanan publik yang prima, profesional dan berkeadilan,” tegas Abdurrahman.
Sementara itu, Ketua IBI Cabang Tanah Datar Osninelli, S.Si.T., M.Kes mengingatkan seluruh anggota untuk terus menjaga marwah profesi bidan melalui peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan.
Ia menekankan bahwa pelayanan kebidanan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat, dengan menempatkan perempuan, ibu dan anak sebagai pusat perhatian.
“Melalui peningkatan kompetensi dan pelayanan yang berkualitas, kita dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Tanah Datar yang semakin maju, berkembang dan sejahtera,” ujarnya.
Kepada 26 pengurus ranting yang baru dilantik, Osninelli berpesan agar mampu menjadi motor penggerak bagi seluruh anggota di wilayah masing-masing.
Ia meminta pengurus tidak berhenti pada aktivitas administratif organisasi, tetapi aktif mendorong anggotanya untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas dan memperbarui pengetahuan sesuai perkembangan ilmu kesehatan.
“Jadikan IBI sebagai rumah kita bersama. Rangkul seluruh anggota, dengarkan aspirasi mereka, selesaikan setiap dinamika organisasi melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan, serta bangun kerja sama yang harmonis dengan seluruh lintas sektor guna menyukseskan berbagai program pembangunan kesehatan di Kabupaten Tanah Datar,” pungkasnya.dPelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi IBI di tingkat ranting. Dengan kepengurusan yang semakin solid, bidan diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana pelayanan kesehatan, tetapi juga penggerak perubahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di seluruh wilayah Tanah Datar. (d13)











