Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Solok

Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

2
×

Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Bupati Solok, Candra, mengajak seluruh pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok untuk memperkuat syiar Islam (dok istimewa)

Sumani, Relasipublik.com — Wakil Bupati Solok, Candra, mengajak seluruh pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok untuk memperkuat syiar Islam, menghidupkan majelis ilmu, serta meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan penyakit masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Wabup Candra saat menghadiri kegiatan Musyawarah Kerja (Raker) BKMT Kabupaten Solok yang diawali dengan pengajian dan majelis ilmu di Masjid Raya Sumani, kemudian dilanjutkan di MTs Muhammadiyah Sumani, Minggu (18/10/2026).

Dalam sambutannya, Candra menegaskan bahwa kegiatan majelis taklim tidak semata-mata menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga merupakan sarana memperkuat keimanan, memperluas wawasan keislaman, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ia mengawali sambutannya dengan mengutip hadis sahih riwayat Imam Muslim nomor 2699 tentang keutamaan menuntut ilmu.

“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga,” ujar Candra, mengutip sabda Rasulullah SAW.

Menurutnya, kehadiran masyarakat dalam majelis ilmu merupakan kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia pun berharap anggota BKMT yang hadir memperoleh keberkahan, sementara masyarakat yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut dapat bergabung pada majelis taklim berikutnya.

Candra juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan panitia BKMT Kabupaten Solok yang tetap meluangkan waktu di tengah kesibukan keluarga maupun pekerjaan untuk menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan.

“Tidak banyak orang yang mau menyibukkan dirinya dengan urusan umat. Karena itu, bersyukurlah Bapak dan Ibu yang telah diberikan amanah untuk mengurus masyarakat. Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan kesempatan untuk berbuat kebaikan dan memberikan manfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Ia turut mengapresiasi Ketua BKMT Kabupaten Solok, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., MM.CWC, beserta seluruh pengurus yang terus berupaya menghidupkan syiar Islam melalui berbagai kegiatan majelis taklim.

Lebih lanjut, Candra mengingatkan bahwa pelaksanaan rukun Islam merupakan kewajiban setiap Muslim. Namun, umat juga perlu memperluas pengabdian melalui amal saleh, kepedulian sosial, dan upaya mengajak sesama kepada kebaikan.

Menurutnya, mengajak tetangga dan masyarakat untuk mengikuti pengajian, memakmurkan masjid, serta menghadiri kegiatan keagamaan dapat menjadi bagian dari amal yang bernilai besar di sisi Allah SWT.

Ia mencontohkan, seseorang yang sebelumnya belum terbiasa menjalankan ibadah dapat tergerak untuk salat, berpuasa, dan mengikuti pengajian setelah mendapatkan ajakan serta bimbingan dari orang lain.

“Bisa jadi, melalui ajakan sederhana yang kita sampaikan dengan ikhlas, seseorang mendapatkan hidayah dan mulai menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim. Karena itu, jangan hanya kita sendiri yang mengikuti majelis taklim. Mari ajak keluarga, tetangga, dan masyarakat lainnya untuk bersama-sama menuntut ilmu,” pesannya.

Candra juga menyampaikan pesan dalam bahasa Minangkabau agar semangat beragama tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi disertai niat untuk mengajak orang lain menuju kebaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Candra menyoroti persoalan penyakit masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak seharusnya bersikap acuh ketika melihat perilaku yang bertentangan dengan nilai agama dan norma sosial.

Ia mengutip hadis ke-34 dalam kumpulan Hadis Arba’in Nawawi, yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, mengenai kewajiban mengubah kemungkaran sesuai kemampuan.

“Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika tidak mampu, dengan lisannya. Jika tidak mampu juga, dengan hatinya, dan itulah selemah-lemahnya iman,” demikian hadis riwayat Imam Muslim yang disampaikan dalam sambutannya.

Candra menegaskan, pesan tersebut perlu dipahami sebagai dorongan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, bukan untuk menghakimi sesama. Upaya mencegah penyakit masyarakat harus dilakukan dengan cara yang bijaksana, santun, sesuai kemampuan dan kewenangan, serta mengedepankan keteladanan.

Melalui peran BKMT, ia berharap para anggota majelis taklim dapat menjadi penggerak kebaikan di tengah keluarga dan masyarakat. Penguatan pendidikan agama, komunikasi yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Ketua BKMT Kabupaten Solok, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., MM.CWC, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Raker merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi kepengurusan, mengevaluasi pelaksanaan program, serta menyusun langkah kerja organisasi ke depan.

Ia berharap seluruh pengurus dan anggota BKMT dapat terus meningkatkan kebersamaan dan berperan aktif dalam menyukseskan program-program keagamaan di Kabupaten Solok.

Menurutnya, majelis taklim harus terus dikembangkan sebagai ruang pembelajaran agama, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta wadah pemberdayaan perempuan dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Zulkifli juga mengajak seluruh jajaran BKMT untuk menjadikan hasil musyawarah kerja sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan secara terarah, berkesinambungan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., M.M., dalam sambutan penutupnya diharapkan menekankan pentingnya sinergi antara organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung pembinaan kehidupan beragama.

Ia juga diharapkan mengajak BKMT Kabupaten Solok untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat peran majelis taklim, serta menghadirkan kegiatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Keberadaan BKMT, dalam konteks tersebut, menjadi salah satu kekuatan sosial yang dapat mendukung pembentukan keluarga yang religius, penguatan karakter generasi muda, dan terciptanya lingkungan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan Raker BKMT Kabupaten Solok tersebut turut dihadiri Ketua BKMT Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Abzul Azis, SP., MM.; Ketua BKMT Kabupaten Solok Dr. H. Zulkifli, S.Ag., MM.CWC; Sekretaris BKMT Kabupaten Solok Hamda Khairul Azmi, Lc., M.H.; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., M.M.; serta Dr. H. Muhammad Sobri, MA., yang bertindak sebagai penceramah dalam kegiatan taklim.

Hadir pula Wali Nagari Sumani beserta pengurus Masjid Raya Sumani dan unsur masyarakat lainnya.

Rangkaian kegiatan yang diawali dengan pengajian dan penyampaian ilmu agama tersebut kemudian dilanjutkan dengan agenda musyawarah kerja sebagai bagian dari upaya memperkuat program dan tata kelola organisasi BKMT Kabupaten Solok.

Melalui kegiatan ini, BKMT diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai wadah pembinaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan penggerak syiar Islam yang tumbuh dari masjid, keluarga, hingga kehidupan masyarakat luas.