Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Distribusi Logistik Jadi Perhatian Pemkab Asahan Jelang Pilkades Serentak 2026

5
×

Distribusi Logistik Jadi Perhatian Pemkab Asahan Jelang Pilkades Serentak 2026

Sebarkan artikel ini
Distribusi Logistik Jadi Perhatian Pemkab Asahan Jelang Pilkades Serentak 2026

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Asahan menempatkan kesiapan dan keamanan logistik sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.

Hal tersebut terlihat dari pelepasan distribusi berbagai kebutuhan pemungutan suara dari halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026). Pelepasan dilakukan Bupati Asahan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan Mohammad Azmy Ismail AP, M.Si.

Distribusi tersebut diarahkan menuju desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan atau yang mewakili serta sejumlah OPD terkait.

Dalam sambutannya, Azmy Ismail meminta seluruh jajaran yang terlibat memberikan perhatian terhadap setiap tahapan distribusi. Menurutnya, logistik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan teknis pemungutan suara.

Mulai dari proses pengiriman, penerimaan, pemeriksaan hingga penyimpanan dan pengamanan harus dilakukan secara tertib. Jumlah logistik yang diterima juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing TPS.

“Jangan sampai terdapat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mengalami kekurangan logistik saat pelaksanaan pemungutan suara,” ujarnya.

Azmy juga menekankan pentingnya administrasi dalam setiap proses serah terima. Dokumen penerimaan harus dibuat sesuai ketentuan sehingga pergerakan logistik dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.

Selain aspek administrasi, keamanan distribusi menjadi perhatian tersendiri. Pemerintah daerah mengapresiasi dukungan jajaran TNI dan Polri yang turut mengawal perjalanan logistik hingga ke desa tujuan.

Menurut Azmy, koordinasi tidak boleh berhenti setelah logistik tiba di desa. Hubungan antara penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan aparat keamanan harus tetap terjaga sampai proses pemungutan dan penghitungan suara selesai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan Darwinsyah Lubis S.STP dalam laporannya menyebutkan Pilkades Serentak 2026 akan diselenggarakan di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan.

Sebanyak 152 TPS telah disiapkan dengan jumlah pemilih mencapai 128.133 orang. Pemungutan suara dijadwalkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Darwin menjelaskan, setiap armada distribusi mendapatkan pendampingan dari petugas Panitia Pemilihan Kabupaten dan personel kepolisian. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan logistik selama perjalanan sekaligus memastikan barang diterima oleh pihak yang berwenang di desa tujuan.

Azmy mengingatkan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda memilih kepala desa. Lebih dari itu, Pilkades merupakan bagian dari pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang membutuhkan komitmen seluruh pihak.

Karena itu, ia berharap seluruh tahapan dapat berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, serta berjalan aman dan tertib sesuai ketentuan yang berlaku.(is)