BERITA UTAMADAERAHTERBARU

APBD Bengkulu Selatan 2027 Diproyeksikan Rp730 Miliar, Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

4
Kepala Bappeda Kabupaten Bengkulu Selatan, Fikri

BENGKULU SELATAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mulai memproyeksikan arah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi sektor prioritas dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkulu Selatan, Fikri, menjelaskan bahwa hingga saat ini besaran dana transfer dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum ditetapkan.

Meski demikian, berdasarkan proyeksi sementara, APBD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun Anggaran 2027 diperkirakan berada di kisaran Rp730 miliar.

“Untuk dana tersebut sampai sekarang belum turun. Nanti kemungkinan besar akan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah,” jelas Fikri saat dikonfirmasi media ini, Senin (2/11/2026).

Lebih lanjut, Fikri menyampaikan bahwa secara umum perencanaan APBD 2027 diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun anggaran 2026. Namun, terdapat kemungkinan penyesuaian atau pengurangan anggaran yang dipengaruhi kondisi perekonomian yang hingga kini belum sepenuhnya stabil.

Menurutnya, penyesuaian anggaran nantinya akan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas masyarakat.

“Yang paling prinsip, seluruh perencanaan anggaran tersebut harus ditujukan untuk kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan pada umumnya,” ungkap Fikri saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Dengan proyeksi sementara tersebut, kepastian besaran APBD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun Anggaran 2027 masih menunggu penetapan kebijakan transfer dari pemerintah pusat serta proses pembahasan anggaran daerah.

Masyarakat pun berharap sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur tetap mendapatkan perhatian dalam alokasi anggaran mendatang, sehingga program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Hamdani)

Exit mobile version