BERITA UTAMADAERAHOLAHRAGATERBARU

Bupati Asahan Ajak Pelajar Junjung Sportivitas dalam Mini Soccer Championship 2026

12
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Salami anak - anak peserta dalam turnamen mini soccer.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, tetapi juga memiliki peran dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta karakter generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., saat membuka Turnamen Mini Soccer Bupati Asahan Championship Tahun 2026 di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat (30/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh pelajar yang mengikuti kejuaraan agar menjadikan pertandingan sebagai sarana mengembangkan kemampuan sekaligus membangun persahabatan.

Taufik menyampaikan bahwa kompetisi olahraga harus memberikan dampak positif bagi perkembangan generasi muda. Melalui aktivitas yang terarah dan produktif, para pelajar diharapkan dapat mengembangkan potensi sekaligus menjauhkan diri dari perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam geng motor, dan kenakalan remaja.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai sportivitas harus menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan karena sikap menghargai lawan dan menjaga hubungan baik setelah pertandingan juga merupakan bagian dari nilai olahraga.

“Dalam pertandingan, kita memang memiliki lawan. Namun, setelah pertandingan selesai, kita harus tetap menjalin silaturahmi dan menjadi kawan. Ikutilah setiap pertandingan dengan baik serta junjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Turnamen yang mengusung tema “Bina Generasi Cipta Prestasi untuk Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan” tersebut diikuti sebanyak 120 tim pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Asahan.

Ketua Panitia, Lukman Nul Hakim, S.M., menjelaskan bahwa kejuaraan berlangsung mulai 30 Oktober hingga 3 November 2026.

Dari keseluruhan peserta, terdapat 38 tim tingkat SMA sederajat, 43 tim tingkat SMP sederajat, dan 39 tim tingkat SD sederajat.

Menurut Lukman, turnamen ini diselenggarakan sebagai wadah bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat, meningkatkan kemampuan olahraga, serta memperoleh pengalaman melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan sehingga memberikan ruang pembinaan dan kesempatan berprestasi bagi pelajar secara berkelanjutan.

Bupati Asahan turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada grup marching band dari sekolah Muhammadiyah Kisaran yang ikut memeriahkan acara pembukaan.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, para asisten Setdakab, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, panitia, pelatih, dan seluruh peserta.

Pembukaan resmi ditandai dengan tendangan pertama oleh unsur Forkopimda Kabupaten Asahan sebagai simbol dimulainya pertandingan.(is)

Exit mobile version