Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

BAPAM Asahan Ambil Peran dalam Perlindungan Perempuan dan Anak, Rianto Beri Apresiasi

37
×

BAPAM Asahan Ambil Peran dalam Perlindungan Perempuan dan Anak, Rianto Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pelajar mengikuti Talk Show Edukatif Pemuda Bersatu di Kantor Camat Sei Dadap.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Barisan Aspirasi Pemuda dan Mahasiswa (BAPAM) Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak melalui penyelenggaraan Talk Show Edukatif Jilid II. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, yang menilai keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Talk show tersebut dibuka langsung oleh Rianto di Aula Kantor Camat Sei Dadap, Selasa (13/10/2026), dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimcam, serta pengurus BAPAM.

Dalam arahannya, Rianto menegaskan bahwa gerakan pemuda yang berorientasi pada edukasi dan perlindungan kelompok rentan patut mendapat dukungan. Menurutnya, mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya bangga melihat gerakan adik-adik mahasiswa yang ikut mengambil bagian dalam melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang patut kita apresiasi dan dukung bersama,” ungkap Rianto.

Ia menyebutkan, perlindungan perempuan dan anak tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kerja sama pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Rianto berharap Kabupaten Asahan semakin mampu mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan serta berkembang menjadi Kabupaten Layak Anak. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAPAM atas kontribusinya melalui kegiatan edukatif dan gerakan sosial.

Ketua Umum BAPAM Kabupaten Asahan Bagus Fadillah Putra SH menyampaikan bahwa pemuda dan mahasiswa harus mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Selain memiliki kemampuan akademis, kalangan muda dituntut berani menyampaikan gagasan kritis dan konstruktif serta menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Sebagai pemuda dan mahasiswa, kita harus mampu memberikan ide dan pemikiran kritis untuk membangun Kabupaten Asahan. Kita juga harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan masyarakat,” kata Bagus.

Ia menegaskan kesiapan BAPAM untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Sementara itu, Camat Sei Dadap Syamsul SE menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap program BAPAM, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dapat melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P2KBP3A) Kabupaten Asahan Rahmanto S.Sos, MSi, anggota DPRD Kabupaten Asahan, unsur Forkopimcam Sei Dadap, pengurus BAPAM, serta tamu undangan lainnya.(is)