ASAHAN, RELASI PUBLIK – Sebanyak 393 lulusan STIKes Asyifa Kisaran dan STIKes Sakinah Husada mengikuti prosesi wisuda di Ballroom Hotel Singapore Land, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (26/9/2026).
Wisuda tersebut menjadi penanda selesainya proses pendidikan para mahasiswa dari sejumlah program kesehatan, mulai dari D3 Kebidanan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana Farmasi hingga Pendidikan Profesi Bidan.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP yang menghadiri kegiatan tersebut mengajak para lulusan tidak berhenti pada pencapaian memperoleh gelar akademik. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama berada di bangku pendidikan harus dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada STIKes Asyifa Kisaran dan STIKes Sakinah Husada atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya pada bidang kesehatan.
Keberadaan kedua institusi tersebut, kata Rianto, turut menjadikan Kabupaten Asahan sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan sebagai tujuan pendidikan di Sumatera Utara. Hal tersebut tercermin dari keberadaan mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di luar Asahan, antara lain Tanjungbalai, Batu Bara, Tapanuli Utara, Toba, Labuhanbatu Utara dan Simalungun.
“Kami juga bangga dan berterima kasih kepada mahasiswa dari luar Kabupaten Asahan yang telah mempercayakan pendidikannya di STIKes Asyifa Kisaran,” ujar Rianto.
Pemkab Asahan, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan terhadap perkembangan Yayasan Pendidikan As – Syifa Kisaran agar dapat terus meningkatkan kualitas dan memperluas kiprahnya.
Mengangkat tema “Menjulang Marwah, Mengabdi Negeri”, para lulusan diminta menjadikan momentum wisuda sebagai awal memasuki tahapan baru. Tantangan setelah pendidikan formal, menurut Rianto, adalah bagaimana mengimplementasikan ilmu dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua STIKes Asyifa Kisaran Bd. Usti Fina Hasanah dalam sambutannya juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir. Dunia kesehatan terus mengalami perkembangan seiring perubahan teknologi, ilmu pengetahuan, regulasi dan kebutuhan masyarakat.
Sementara Ketua Yayasan Pendidikan As-Syifa Kisaran Dr. Hj. Masdalifah Pasaribu menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan karakter. Ia menitipkan tiga pesan kepada para lulusan, yakni menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi juga disampaikan Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM. Ia mendorong para lulusan meningkatkan soft skill, membangun portofolio serta memperkuat penguasaan teknologi.
Menurut Efi, perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat mengikuti perubahan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, APTISI Sumut, ABPTSI, Dinas Kesehatan Asahan, Dinas P2KBP3A Asahan, jajaran yayasan dan pimpinan STIKes, organisasi profesi, rumah sakit, orang tua/wali wisudawan serta undangan lainnya.(is)













