Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAPENDIDIKANTERBARU

IAIDU Asahan Bersiap Menuju Universitas, 199 Sarjana Diwisuda

86
×

IAIDU Asahan Bersiap Menuju Universitas, 199 Sarjana Diwisuda

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri wisuda sarjana IAIDU Asahan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan Kisaran terus melakukan pengembangan kelembagaan. Hal tersebut disampaikan Rektor IAIDU Asahan Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H dalam Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (24/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengungkapkan bahwa IAIDU Asahan telah melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Subdit Kelembagaan pada Agustus 2026.

Asesmen tersebut merupakan bagian dari proses alih bentuk IAIDU Asahan dari institut menjadi universitas. Menurut Nilasari, proses tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan IAIDU Asahan.

“Ini adalah langkah besar dalam perjalanan sejarah kampus kita. Mohon doa dari seluruh hadirin, semoga proses ini dimudahkan oleh Allah SWT,” katanya.

Ia berharap proses tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga pada pelaksanaan wisuda tahun berikutnya, IAIDU Asahan telah hadir dengan status sebagai universitas.

Pada Wisuda Angkatan XXXVI ini, IAIDU Asahan mewisuda 199 sarjana dari enam program studi. Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 105 orang.

Selanjutnya, Hukum Keluarga Islam 30 orang, Manajemen Pendidikan Islam 19 orang, Komunikasi dan Penyiaran Islam 22 orang, Hukum Ekonomi Syariah 14 orang serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini sebanyak sembilan orang.

Prosesi wisuda mengangkat tema “Integritas, Adaptabilitas, dan Dedikasi Membangun Peradaban”. Tema tersebut menjadi bagian dari pesan kepada para lulusan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Menurut Bupati, kelulusan dari perguruan tinggi harus menjadi pintu masuk menuju pengabdian yang lebih luas. Gelar akademik, kata dia, perlu dibuktikan dengan karya dan kontribusi di tengah masyarakat.

“Gelar yang Saudara peroleh hari ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya nyata, integritas, serta kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Taufik.

Ia berharap lulusan IAIDU Asahan mampu menjadi agen perubahan yang dapat memberikan solusi atas persoalan masyarakat dengan memadukan pengetahuan, nilai sosial dan nilai-nilai keislaman.

Taufik juga meminta para sarjana tetap meningkatkan kemampuan setelah meninggalkan bangku kuliah. “Jangan pernah berhenti meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Jadilah pribadi yang inovatif, kreatif, dan mampu menciptakan peluang,” pesannya.

Sementara itu, Pembina Daar Al Uluum Kisaran Buya Drs. H.A. Muin Isma Nasution mengingatkan agar perkembangan IAIDU menuju universitas tidak menghilangkan jati diri lembaga sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar pada nilai-nilai kepesantrenan.

Menurutnya, kemajuan akademik dan teknologi harus tetap berjalan bersama nilai keislaman. Perguruan tinggi diharapkan melahirkan sarjana berilmu, profesional dan tetap memiliki akhlak serta kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag serta penyerahan plakat dari Pemkab Asahan kepada para sarjana IAIDU Asahan.(is)