Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Pengurus Forum CSR Asahan 2026 – 2031 Dilantik, Pemetaan Program Jadi Langkah Awal

7
×

Pengurus Forum CSR Asahan 2026 – 2031 Dilantik, Pemetaan Program Jadi Langkah Awal

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemetaan kebutuhan masyarakat akan menjadi salah satu agenda awal Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (F-TJSLBU) atau Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Asahan setelah kepengurusan masa bakti 2026 – 2031 resmi dilantik.

Ketua Forum CSR Kabupaten Asahan terpilih, Al Haris Nasution, menyampaikan hal tersebut seusai pelantikan dan pengukuhan pengurus yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (6/11/2026).

Haris mengatakan, pihaknya akan segera menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang sebagai dasar pelaksanaan kegiatan organisasi. Penyusunan program akan diawali dengan mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat, kemudian menetapkan skala prioritas terhadap program CSR yang dinilai paling penting dan mendesak.

Menurutnya, pemetaan tersebut diperlukan agar pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan tanpa arah, melainkan memiliki sasaran yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, program yang direncanakan diharapkan dapat direalisasikan secara optimal, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara dunia usaha dan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Kepengurusan Forum CSR masa bakti 2026–2031 tersebut dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-105-5-1 tanggal 6 November 2026 tentang Pelantikan dan Pengukuhan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Kabupaten Asahan Periode 2026 – 2031.

Dalam kesempatan itu, Taufik mengingatkan bahwa Forum CSR memiliki peran penting dalam membangun kepedulian dunia usaha terhadap pembangunan daerah. Ia berharap pengurus baru mampu mengoptimalkan kontribusi perusahaan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Bupati juga meminta agar program CSR menyentuh sektor-sektor yang dibutuhkan masyarakat, antara lain pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat kurang mampu, serta peningkatan infrastruktur di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Selain kontribusi sosial dan lingkungan, perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Asahan juga diharapkan memberikan peluang kerja lebih besar kepada masyarakat setempat. Menurut Taufik, langkah tersebut dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung upaya pengurangan kemiskinan.

Ia turut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mendorong pembangunan daerah.

“Melalui kebersamaan dan sinergi antara dunia usaha, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan, kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Asahan sesuai dengan visi dan misi, yakni terwujudnya masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan,” ujar Taufik.
Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kepala Bank Sumut Cabang Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, pengurus Forum TJSLBU tingkat pusat, serta sejumlah undangan lainnya.(is)