Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHPENDIDIKANTERBARU

Tak Hanya Mengajar, Guru Asahan Unjuk Kemampuan di Turnamen Piala Gubernur Sumut

11
×

Tak Hanya Mengajar, Guru Asahan Unjuk Kemampuan di Turnamen Piala Gubernur Sumut

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Peran guru dalam membangun generasi bangsa tidak hanya terlihat di ruang kelas. Melalui kegiatan olahraga, tenaga pendidik juga dapat menunjukkan pentingnya kesehatan, kebersamaan, disiplin, dan sportivitas. Semangat inilah yang dibawa 21 guru Kabupaten Asahan saat bersiap mengikuti Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sumatera Utara.

Dukungan terhadap partisipasi para tenaga pendidik tersebut ditunjukkan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si., dengan melepas secara resmi Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Sabtu (7/11/2026).

Tim tersebut terdiri atas para guru yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Asahan. Mereka akan bertanding di Stadion Madya dengan didampingi pelatih Sasrawana Tanjung.

Kehadiran para guru dari berbagai satuan pendidikan dalam satu tim menjadi gambaran bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan tanpa dibatasi perbedaan lingkungan kerja maupun jenjang pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asahan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan Arbin Ariadi Tanjung, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, serta pelatih dan rombongan tim.

Pada kesempatan itu, Taufik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah mengambil bagian dalam turnamen tersebut. Ia berharap keikutsertaan mereka dapat menjadi pengalaman positif sekaligus membawa nama Kabupaten Asahan dengan penuh tanggung jawab.

Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja sama, dan sikap saling menghargai.

Karena itu, seluruh pemain diminta menjaga kekompakan, mengikuti instruksi pelatih, serta memperlihatkan permainan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia juga berharap para guru dapat menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan etika dan sikap selama bertanding.

Lebih jauh, Taufik berharap keikutsertaan tenaga pendidik dalam turnamen tersebut dapat memberikan inspirasi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Asahan. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam memberikan contoh positif, termasuk dalam membiasakan pola hidup sehat dan mengembangkan kegiatan olahraga.

Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antarguru dari berbagai jenjang pendidikan juga diharapkan semakin erat. Kebersamaan yang terbangun di luar lingkungan sekolah dapat menjadi modal positif dalam memperkuat hubungan dan semangat kolaborasi di dunia pendidikan.

Pelepasan tim kemudian dilaksanakan sebagai tanda dimulainya partisipasi mereka dalam Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sumatera Utara.

Dengan membawa nama Kabupaten Asahan, 21 guru tersebut diharapkan dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga solidaritas, serta menjadikan kompetisi sebagai wadah memperkuat silaturahmi dan mengembangkan budaya olahraga di kalangan tenaga pendidik.(is)