PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pengembangan pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs mulai menjadi perhatian dalam strategi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Konsep ini dinilai memiliki potensi untuk membuka kesempatan kerja baru sekaligus mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.
Peluang tersebut menjadi salah satu materi penting dalam Rapat Koordinasi Pemantauan Percepatan Ekonomi Sumatera Barat yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Senin (2/11/2026).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang memimpin rapat tersebut mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya berfokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan jenis lapangan pekerjaan yang dikembangkan.
Menurut Bima Arya, green jobs merupakan pekerjaan yang mendukung aktivitas ekonomi ramah lingkungan. Pengembangan sektor ini dapat menjadi salah satu peluang bagi daerah untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Ia menilai pemerintah daerah perlu mulai mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui pendekatan tersebut. Langkah ini penting agar pembangunan ekonomi tidak mengabaikan aspek lingkungan dan kebutuhan generasi mendatang.
Selain pengembangan pekerjaan hijau, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Tenaga kerja harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan sektor ekonomi yang terus berkembang, termasuk sektor-sektor yang menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Bima Arya juga mengingatkan pentingnya memperluas kesempatan kerja formal. Hal tersebut berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan nasional yang masih didominasi sektor informal sehingga penguatan ekosistem ekonomi daerah perlu terus dilakukan.
Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam memanfaatkan peluang tersebut. Bonus demografi harus diarahkan menjadi kekuatan produktif melalui peningkatan kompetensi, keterampilan, dan akses terhadap lapangan pekerjaan.
Rakor tersebut diikuti Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra bersama Sekretaris Daerah Doni Hendra dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait. Kegiatan itu juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah serta para kepala daerah se-Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menekankan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Koordinasi menjadi penting agar program pembangunan dapat berjalan selaras dan menghasilkan manfaat nyata.
Allex Saputra menyambut baik pembahasan mengenai penguatan ekonomi dan pengembangan lapangan kerja tersebut. Ia berharap rakor dapat menjadi wadah untuk menyatukan kebijakan pembangunan sehingga berbagai peluang ekonomi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh setiap daerah.
Menurut Allex, hasil pembahasan dalam forum tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang tepat sasaran bagi kemajuan Kota Padang Panjang. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dinilai penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, Pemko Padang Panjang diharapkan dapat terus mengembangkan potensi ekonomi daerah. Pengembangan pekerjaan hijau, peningkatan kompetensi tenaga kerja, dan perluasan kesempatan kerja menjadi beberapa aspek yang relevan dalam mendorong perekonomian daerah ke arah yang lebih kuat.(gito)













