Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Solok

Air Bersih Kerap Macet, Bupati Solok Panggil Perumda Tirta Solok Nan Indah untuk Evaluasi

4
×

Air Bersih Kerap Macet, Bupati Solok Panggil Perumda Tirta Solok Nan Indah untuk Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Solok Jon Firman Pandu evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Solok (dok istimewa A3)

Solok, Relasipublik.com – Menanggapi keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih yang kerap terhenti, Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menggelar rapat evaluasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Senin (19/10/2026), di kantor perusahaan daerah tersebut, Koto Baru.

Evaluasi ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Solok untuk membenahi persoalan pelayanan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara optimal.

Dalam pertemuan itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah memaparkan kondisi operasional perusahaan serta sejumlah kendala yang dihadapi dalam penyediaan dan pendistribusian air kepada pelanggan.

Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa kelancaran pasokan air bersih harus menjadi prioritas. Menurutnya, gangguan distribusi yang dirasakan masyarakat perlu ditangani melalui evaluasi menyeluruh, disertai langkah perbaikan yang terukur dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap jajaran Perumda mampu mengidentifikasi penyebab utama gangguan, meningkatkan kualitas pengelolaan, serta merespons pengaduan pelanggan secara cepat dan tepat.

Selain membenahi kualitas pelayanan, Jon Firman Pandu juga mendorong perluasan akses air bersih dengan meningkatkan jumlah pelanggan Perumda dari sekitar 16.000 menjadi 30.000 pelanggan.

Target tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur dan kapasitas produksi yang memadai. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Solok berupaya membuka peluang investasi dari pemerintah pusat guna memperkuat kemampuan perusahaan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bupati meminta manajemen Perumda segera menyiapkan dokumen serta persyaratan administrasi yang dibutuhkan agar proses pengajuan dukungan anggaran dapat berjalan dengan baik.

“Untuk investasi di Perumda ini, kita akan minta kepada Pemerintah Pusat, dan Perumda siapkan apa saja dokumen yang diperlukan,” ujar Jon Firman Pandu.

Dukungan pendanaan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membenahi jaringan dan infrastruktur distribusi, sekaligus menambah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Dengan demikian, kapasitas layanan dapat ditingkatkan dan jangkauan distribusi diperluas ke wilayah yang membutuhkan akses air bersih.

Upaya mencapai 30.000 pelanggan tidak hanya bergantung pada penambahan jaringan, tetapi juga pada kemampuan Perumda menjaga keandalan pasokan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ketersediaan air yang lancar menjadi salah satu tolok ukur penting keberhasilan pengelolaan perusahaan daerah. Oleh sebab itu, evaluasi kinerja diharapkan menghasilkan langkah nyata untuk mengatasi gangguan distribusi, memperbaiki sistem operasional, serta meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan.

Melalui pembenahan manajemen dan dukungan investasi, Pemerintah Kabupaten Solok optimistis Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah dapat berkembang lebih baik. Perluasan cakupan layanan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pasokan, sehingga masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih lancar, merata, dan berkelanjutan.

Rapat evaluasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengembangan perusahaan daerah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan perencanaan yang matang dan perbaikan yang konsisten, target penambahan pelanggan diharapkan dapat tercapai tanpa mengabaikan kualitas pelayanan yang menjadi tanggung jawab utama Perumda. (A3)