PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Peningkatan kualitas layanan air minum menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Padang Panjang dalam pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke dalam Modal Perumda Air Minum Tirta Serambi.
Lima fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umum terhadap Ranperda tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang, Jumat (2/10/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat DPRD dan dipimpin Ketua DPRD Imbral.
Wakil Ketua DPRD Mardiansyah dan Nurafni Fitri turut mendampingi pimpinan rapat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra, anggota DPRD, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Padang Panjang.
Fraksi PBB-PKS, PAN, NasDem, Gerindra, dan Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa memberikan sejumlah catatan terhadap rencana penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Serambi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kepastian hukum atas penyertaan modal tersebut. DPRD menilai aspek legal perlu dipastikan agar seluruh proses pengelolaan modal daerah berjalan sesuai ketentuan.
Fraksi-fraksi juga meminta adanya verifikasi dan validasi terhadap akumulasi aset serta dukungan pemerintah yang nilainya sekitar Rp26,64 miliar. Pencatatan aset secara jelas dinilai penting dalam proses tersebut.
Selain persoalan aset, kinerja Perumda Air Minum Tirta Serambi juga menjadi perhatian. Fraksi-fraksi meminta adanya target kinerja yang terukur sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas dukungan pemerintah daerah.
Peningkatan kualitas pelayanan air minum menjadi salah satu harapan yang ditekankan dalam pembahasan. Perumda diharapkan mampu memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Gangguan distribusi air juga diminta menjadi perhatian. Persoalan tersebut perlu ditangani agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan air minum yang lebih andal.
Fraksi-fraksi turut mendorong upaya mengurangi tingkat kebocoran air. Perbaikan tata kelola dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan perusahaan daerah.
Digitalisasi melalui SIPASTI juga didorong untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan air minum. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas layanan kepada pelanggan.
Pada akhirnya, dukungan modal pemerintah diharapkan tidak hanya memperkuat kondisi perusahaan, tetapi juga menghasilkan peningkatan kinerja dan pelayanan. DPRD berharap Perumda Air Minum Tirta Serambi dapat berkembang sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.(gito)













