Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Ketua DPRD Asahan Tanggapi Persoalan Jembatan Dusun V Air Teluk Hessa, Janji Dalami Penggunaan Anggaran

3
×

Ketua DPRD Asahan Tanggapi Persoalan Jembatan Dusun V Air Teluk Hessa, Janji Dalami Penggunaan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM menanggapi pemberitaan terkait jembatan Air Teluk Hessa.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK — Polemik pembangunan jembatan penghubung di Dusun V, Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendapat perhatian Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM.

Efi menyayangkan pembangunan jembatan yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut justru disebut belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia pun menyatakan akan mendalami persoalan tersebut.

“Insyaallah saya akan dalami permasalahan ini. Sangat disayangkan apabila dana sedemikian banyak dikucurkan untuk pembangunan jembatan namun tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” ujar Efi Irwansyah Pane menanggapi pemberitaan jembatan Dusun V Desa Air Teluk Hessa itu, Jumat (02/10/2026).

Pernyataan Ketua DPRD Asahan tersebut disampaikan menyusul sorotan terhadap kondisi jembatan yang menjadi akses penghubung masyarakat Dusun V Desa Air Teluk Hessa dengan wilayah sekitarnya.

Ketika ditanya mengenai respons Pemerintah Desa Air Teluk Hessa, khususnya Pj Kepala Desa yang disebut belum memberikan tanggapan meski telah beberapa kali dikonfirmasi wartawan, Efi menyarankan agar persoalan tersebut dikoordinasikan dengan pemerintah kecamatan.

“Koordinasi ke camat ya,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Air Batu Muhammad Syarif AR, S.STP yang sebelumnya memberikan respons terkait persoalan tersebut, sejak Selasa (29/09/2026) hingga Jumat (02/10/2026) belum memberikan jawaban atas permintaan konfirmasi lanjutan yang diajukan wartawan media ini.

Padahal sebelumnya, Senin (28/09/2026), Camat Air Batu yang pernah menjabat Kabid Ekonomi Masyarakat dan TTG Dinas PMD Kabupaten Asahan tersebut merespons konfirmasi mengenai jembatan yang menjadi sorotan setelah diunggah akun Adv. Rahman Sitorus di media sosial Facebook.

Saat itu, Muhammad Syarif menyatakan pihak kecamatan akan segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi fisik serta kelayakan jembatan yang menjadi akses masyarakat tersebut.

Menurutnya, meskipun baru sekitar delapan bulan menjabat sebagai Camat Air Batu, persoalan yang menyangkut kebutuhan dan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah kecamatan.

“Fokus kami saat ini adalah mencari jalan keluar terbaik dan tercepat agar akses mobilitas warga di sana bisa segera berfungsi dengan aman dan layak,” ujar via WhatsApp, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tidak hanya itu, ketika ditanya mengenai pernyataan Adv. Rahman Sitorus yang meminta agar pembangunan jembatan tersebut diaudit oleh Inspektorat Kabupaten Asahan dan Kejaksaan Negeri Asahan, Syarif menyatakan menghormati pandangan tersebut.

“Kami sangat menghormati pandangan dan langkah yang disampaikan oleh siapa pun. Upaya pengawasan dari masyarakat adalah bagian dari ikhtiar menjaga transparansi yang tentu kita hargai,” jelasnya.

Polemik jembatan tersebut kemudian berkembang di tengah kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Air Teluk Hessa. Hal itu setelah diketahui bahwa Adv. Rahman Sitorus yang mengunggah persoalan jembatan di media sosial dan Pj Kepala Desa Asniwati Siregar SH yang disebut dalam pemberitaan sama – sama tercatat sebagai calon kepala desa.

Kondisi tersebut membuat persoalan pembangunan jembatan terus menjadi perhatian publik dan menimbulkan dinamika menjelang Pilkades Air Teluk Hessa. Publik menunggu penjelasan Camat dan Pj Kepala Desa, terutama terkait kondisi fisik jembatan, manfaatnya bagi masyarakat, serta penggunaan anggaran pembangunan.(is)