Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Bupati Asahan Tutup FSQ 2026, Tekankan Penguatan Iman dan Pembinaan Generasi Muda

4
×

Bupati Asahan Tutup FSQ 2026, Tekankan Penguatan Iman dan Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Asisten Pemerintahan dan Kesra Moh. Azmy Ismail menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan FSQ Tahun 2026.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK — Pemerintah Kabupaten Asahan menutup secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026, Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi salah satu wadah pengembangan seni keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda di Kabupaten Asahan.

Penutupan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan dipimpin langsung Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si. Turut hadir Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra SH, MIP, perwakilan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Zainal Aripin Sinaga MH, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para Camat, TP PKK serta undangan lainnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mohammad Azmy Ismail AP, M.Si menyampaikan bahwa FSQ 2026 dilaksanakan sejak 29 September hingga 2 Oktober 2026.

Seluruh kegiatan dipusatkan di Kecamatan Kisaran Barat, tepatnya Gedung Tahfiz Qur’an Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran. Berdasarkan laporan panitia, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.

Azmy turut menyampaikan apresiasi kepada Camat Kisaran Barat, lurah dan kepala desa, masyarakat serta BKM Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan FSQ tahun ini.

Bupati menegaskan bahwa FSQ diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kompetisi seni dan keagamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi media pembinaan generasi muda agar kemampuan intelektual berkembang beriringan dengan penguatan iman dan takwa.
Untuk pelaksanaan pada tahun berikutnya, Taufik meminta seluruh kecamatan meningkatkan keterlibatan dan partisipasinya. Salah satu cabang yang menjadi perhatian adalah rebana klasik.

“Kepada seluruh Camat se-Kabupaten Asahan, kita wajibkan untuk mengirimkan peserta FSQ, khususnya rebana klasik, pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Rangkaian penutupan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para juara umum FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026. Kecamatan Kota Kisaran Barat berhasil meraih Juara I, sementara Kecamatan Air Batu menempati Juara II dan Kecamatan Sei Dadap meraih Juara III.

Pemberian trofi dan uang tunai kepada peserta terbaik menjadi bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Asahan berharap FSQ dapat terus menjadi sarana pengembangan seni qasidah sekaligus memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan dan generasi muda di Kabupaten Asahan.(is)