Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Solok

SMSI Kabupaten Solok Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Galodo Arosuka

3
×

SMSI Kabupaten Solok Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Galodo Arosuka

Sebarkan artikel ini
Foto : Pengurus SMSI Kabupaten Solok memberikan bantuan kepada korban bencana Galado di Arosuka (dok istimewa)

Solok, relasipublik.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, diwujudkan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Solok melalui aksi kemanusiaan.

Pada Senin (28/9/2026), jajaran SMSI Kabupaten Solok turun langsung ke kawasan terdampak untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Bantuan yang disalurkan berupa mi instan, air mineral dalam kemasan, serta telur ayam ras. Sejumlah kebutuhan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabencana.

Ketua SMSI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak galodo.

“Bantuan dalam bentuk sembako ini kami berikan ke pemukiman masyarakat yang terdampak bencana. Alhamdulillah, kepedulian SMSI Kabupaten Solok sudah terealisasi dengan baik melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat di Arosuka,” katanya.

Tidak sekadar mengabarkan kondisi bencana melalui pemberitaan, para pengurus dan anggota SMSI Kabupaten Solok memilih hadir langsung di tengah masyarakat.

Mereka melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan yang telah dihimpun sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang sedang melalui masa sulit.

Riswan mengatakan, bencana galodo yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok telah mengganggu aktivitas masyarakat. Dalam situasi tersebut, kebutuhan dasar menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Dalam kondisi seperti ini, kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi sangat penting. SMSI Kabupaten Solok memilih untuk hadir bersama warga, melihat langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus menyalurkan bantuan yang telah dihimpun,” ujarnya.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi bagian dari kepedulian insan pers terhadap masyarakat. Peran media, kata dia, tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi mengenai peristiwa bencana, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial ketika masyarakat membutuhkan dukungan.

“Kami hadir untuk masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas SMSI Kabupaten Solok terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana galodo,” tambahnya.

Bagi SMSI Kabupaten Solok, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Di saat warga masih berupaya memulihkan kehidupan setelah bencana, dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat terdampak.

Aksi tersebut menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Insan pers tidak hanya berada di balik pemberitaan untuk menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat turun langsung mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

SMSI Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya ketika daerah menghadapi situasi kebencanaan. (A3)