Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabupaten Tanah Datar

Ketua PJKIP Tanah Datar : Maknai HUT RI Ke-81 dengan Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

×

Ketua PJKIP Tanah Datar : Maknai HUT RI Ke-81 dengan Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

Sebarkan artikel ini

BATUSANGKAR, RELASIPUBLIK — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar, Rezki Aryendi, sebagai momentum untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik di daerah.
Hal itu disampaikan Rezki Aryendi usai mengikuti Sidang Paripurna di Batusangkar, Jumat (14/8/2026).

Menurut Rezki, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan memastikan masyarakat memperoleh haknya untuk mendapatkan informasi publik yang terbuka, transparan dan mudah diakses.

“Kemerdekaan juga berarti masyarakat memiliki ruang untuk mengetahui, mengawasi dan ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan. Karena itu, keterbukaan informasi publik harus terus diperkuat,” ujar Rezki.

Ia menilai keterbukaan informasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan informasi yang terbuka, masyarakat dapat ikut mengawal kebijakan serta pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Rezki juga mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Pemerintah harus terus membuka ruang informasi seluas-luasnya kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, masyarakat juga harus menggunakan informasi secara bijak dan bertanggung jawab,” katanya.
Sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang jurnalistik dan keterbukaan informasi publik, PJKIP Tanah Datar, lanjut Rezki, siap mengambil bagian dalam mendorong budaya transparansi di tengah masyarakat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, insan pers, organisasi masyarakat dan masyarakat sipil dapat terus diperkuat sehingga keterbukaan informasi benar-benar memberikan manfaat bagi publik.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, termasuk membangun pemerintahan yang transparan, partisipatif dan akuntabel. Keterbukaan informasi adalah bagian penting dari semangat tersebut,” tutupnya. (Rel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *