SUMBAR, RELASI PUBLIK — Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi menyinkronkan program strategis pembangunan melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Jumat (27/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi percepatan pembangunan daerah di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan potensi kebencanaan..
Menurut Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah hal itu bertujuan untuk menyelaraskan program-program strategis dalam percepatan pembangunan daerah agar berjalan efektif dan saling menguatkan, terutama di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan potensi kebencanaan.
“Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat ini berada di angka 3,37 persen. Ini menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus semakin kompak dan saling mendukung,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, penguatan koordinasi diperlukan agar setiap program yang dirancang benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tetap menjadi perhatian penting dalam perencanaan pembangunan.
Gubernur turut menyinggung rencana pengembalian Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya mengalami pemotongan. Ia berharap kebijakan tersebut segera terealisasi sehingga dapat difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
“Insyaallah TKD akan dikembalikan. Ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat infrastruktur, terutama dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ungkapnya.
Mahyeldi juga menyoroti peran strategis Bukittinggi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumbar. Ia menilai peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur pendukung pariwisata menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.
“Kita ingin wisatawan yang datang merasa nyaman dan aman. Karena itu, sarana dan prasarana pendukung harus terus kita benahi bersama,” katanya.
Sementara itu Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap percepatan pembangunan di Bukittinggi.
Ia menyebut Bukittinggi sebagai salah satu destinasi utama wisata di Sumbar yang juga dikenal sebagai kota yang banyak melahirkan tokoh nasional perlu dukungan Pemprov untuk memperkuat berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan.
“Sinergi dan dukungan seperti ini sangat kita butuhkan untuk mempercepat laju pembangunan di Bukittinggi ini. Jadi apa yang digagas Pak Gubernur ini menurut saya sudah sangat tepat,”ujarnya
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Bukittinggi, jajaran kepala OPD Provinsi Sumatera Barat, serta kepala OPD Kota Bukittinggi. Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun keselarasan kebijakan dan penguatan koordinasi yang semakin solid, sehingga pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (adpsb/rmz/bud)














