Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Pengendalian Inflasi Asahan Diperkuat, Wabup Hadiri HLM TPID Sumut

36
×

Pengendalian Inflasi Asahan Diperkuat, Wabup Hadiri HLM TPID Sumut

Sebarkan artikel ini
Pengendalian inflasi Asahan dibahas dalam High Level Meeting TPID Sumatera Utara
Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP berfoto bersama peserta High Level Meeting TPID Provinsi Sumatera Utara yang membahas pengendalian inflasi daerah (dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIKPemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat pengendalian inflasi Asahan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (06/02/2026).

Rapat yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution itu diikuti kepala daerah serta unsur TPID kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Pertemuan ini membahas langkah antisipatif guna menekan potensi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Dalam arahannya, Gubernur Sumut menekankan pentingnya penerapan empat pilar utama pengendalian inflasi atau 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Ia menilai komunikasi publik yang kuat menjadi kunci untuk mencegah kepanikan masyarakat akibat isu kenaikan harga.

Selain itu, penguatan peran TPID kabupaten/kota menjadi perhatian utama, termasuk optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menjaga rantai pasok pangan. Kerja sama antar daerah surplus dan defisit juga dinilai penting untuk menekan disparitas harga komoditas strategis.

Sejumlah langkah tindak lanjut disepakati dalam pertemuan tersebut, di antaranya peningkatan frekuensi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), penambahan pasokan daging sapi atau kerbau oleh Bulog, serta penguatan kerja sama dengan produsen ayam ras dan telur untuk menjamin ketersediaan pangan selama HBKN.

Menanggapi hasil rapat, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan kesiapan Pemkab Asahan untuk menindaklanjuti seluruh kebijakan yang telah disepakati. Menurutnya, pengendalian inflasi Asahan menjadi prioritas agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Koordinasi lintas OPD, Bulog, BUMD, pelaku usaha, dan UMKM akan terus kami intensifkan. Tujuannya agar pasokan aman, distribusi lancar, dan harga tetap terjangkau,” ujar Rianto. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *