Kabupaten Tanah Datar

TKD Pendidikan Tanah Datar Rp2,75 Miliar, Rehabilitasi Sekolah Jadi Prioritas

4

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Transparansi anggaran pendidikan menjadi sorotan dalam jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanah Datar, Jumat (23/10/2026). Dalam forum tersebut, Disdikbud memaparkan pengelolaan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) 2026 dengan total anggaran Rp2,75 miliar, termasuk tambahan melalui APBD Perubahan.

Dari total tersebut, dana awal TKD sebesar Rp2.084.120.924, ditambah alokasi anggaran perubahan Rp673.400.000. Anggaran ini diarahkan untuk mendukung pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, terutama pada sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Disdikbud Tanah Datar itu menjadi ruang bagi pemerintah daerah dan insan pers untuk mengawal keterbukaan informasi sekaligus memastikan publik memperoleh gambaran mengenai pemanfaatan anggaran pendidikan.

Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar, Dedi Tri Widono, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Masyarakat harus mendapatkan informasi yang utuh, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai pengelolaan TKD untuk sektor pendidikan dan kebudayaan di Tanah Datar,” tegasnya.

Dedi juga mengapresiasi keterlibatan insan pers yang dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Tanah Datar, Mulkhairi, menjelaskan bahwa dana awal TKD telah digunakan untuk sejumlah pekerjaan fisik di berbagai satuan pendidikan jenjang SMP dan SD.

Pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi gedung SMPN 5 Batusangkar dan pagar SMPN 1 Batipuh Selatan, rehabilitasi ruang UKS dan perpustakaan SDN 17 Lubuk Jantan, serta rehabilitasi ruang kelas SDN 09 Batipuh Baruah, SDN 14 Tepi Selo, dan SDN 13 Tanjuang Barulak Batipuh.

Anggaran juga digunakan untuk pembangunan ruang kelas dan toilet SDN 05 Bungo Tanjuang, serta pembangunan dam dan pagar di SDN 01 Koto Laweh dan SDN 14 Lima Kaum. Mulkhairi menyebutkan, seluruh pekerjaan yang bersumber dari dana awal tersebut telah rampung 100 persen.

Tambahan Rp673,4 Juta untuk Enam Satuan Pendidikan

Disdikbud juga memperoleh tambahan dana TKD sebesar Rp673.400.000 melalui APBD Perubahan. Dana tersebut dialokasikan untuk enam satuan pendidikan, yakni SMPN 5 Batusangkar, SDN 03 Guguk Malalo, SDN 11 Tambangan, SDN 17 Sungai Tarab, SDN 14 Rao-Rao, dan TK Negeri Pembina Batipuh.

Mulkhairi menegaskan, peran Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sangat penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Ia berharap sinergi antara Disdikbud, Kominfo, dan insan pers terus diperkuat agar informasi mengenai program serta penggunaan anggaran pendidikan tersampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Jumpa pers ditutup dengan diskusi dan tanya jawab bersama awak media. Forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga memperkuat pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran dan pembangunan sektor pendidikan di Tanah Datar.(d13)

Exit mobile version