PESISIR SELATAN – Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) terus dilakukan di tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan pelacakan atau tracing TB dilaksanakan di Nagari Lagan Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang bertempat di Kantor Wali Nagari Lagan Mudik Punggasan tersebut diikuti lebih kurang 75 orang masyarakat. Turut hadir Kepala Puskesmas Kecamatan Linggo Sari Baganti, Deri Zarwita, Ketua Bamus Nagari Lagan Mudik Punggasan, Irtop Sukapyul, serta seluruh perangkat nagari.
Kepala Puskesmas Linggo Sari Baganti, Deri Zarwita, menjelaskan bahwa kegiatan tracing TB merupakan salah satu langkah penting untuk mendeteksi kemungkinan penularan penyakit Tuberkulosis, khususnya terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan penderita yang telah terdiagnosis TB.
Melalui kegiatan ini, masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan penderita dapat menjalani pemeriksaan lebih awal sehingga apabila ditemukan indikasi penularan, penanganan medis bisa segera dilakukan.
Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran TB semakin meluas. Selain itu, masyarakat yang terindikasi terinfeksi dapat segera diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan pengobatan sesuai prosedur kesehatan.
Sementara itu, Ketua Bamus Nagari Lagan Mudik Punggasan, Irtop Sukapyul, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pelacakan TB sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan dan menjaga kesehatan lingkungan nagari.
Ia berharap masyarakat tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi warga yang pernah melakukan kontak erat dengan penderita TB. Kesadaran dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam mencegah penularan penyakit tersebut.
Kegiatan yang diikuti sekitar 75 warga ini diharapkan dapat membantu menemukan kemungkinan kasus TB lebih awal, sehingga pemeriksaan, pencegahan, dan pengobatan dapat dilakukan secara cepat dan terarah.
Sinergi antara Puskesmas, pemerintah nagari, Bamus, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung program kesehatan serta mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan terbebas dari ancaman penularan Tuberkulosis. (Anto)
