Video Game Mempengaruhi Kecerdasan Linguistik

Oleh : Abdullah Al Rahman Ibnu Muhammad, Mahasiswa UIN IMAM BONJOL Padang

Perkembangan di dunia teknologi sudah sangat pesat, sehingga dari kalangan manapun bisa mengakses informasi yang di cari dengan mudah. Tak dapat di pungkiri bahwa game bisa mepengaruhi kecerdasan linguistik seseorang, karena secara global rata rata game yg dimainkan oleh pemainnya di seluruh dunia menggunakan bahasa inggris yang dimana bahasa inggris tersebut merupakan bahasa yang paling banyak di pakai di dunia dalam segi hal apapun. Akan tetapi bukan berarti video game hanya bisa mempengaruhi mempengaruhi kecerdasan linguistik saja ada pula kecerdasan lain yang ikut andil dalam proses bermain video game.

Namun kali ini kita hanya membahas apa itu kecerdasan linguistik. Kecerdasan linguistik merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi Keterampilan berbahasa seseorang. Kecerdasan linguistik meliputi kemampuan untuk merangkai kata- kata baik dalam yang dilakukan dalam proses membaca, berbicara maupun menulis.

Kemampuan ini menunjukan bahwa pada dasarnya seseorang telah memiliki kemampuan untuk membaca permulaan pada seseorang di butuhkan rangsangan atau stimuli yang berasal dari lingkungan sekitarnya seperti teman. Sementara menurut amstrong kecerdasan linguistik adalah kemampuan menggunakan kata secara efektif.  Dalam kegiatan sosial dilakukan dengan bersosialisasi dengan menggunakan media yang inovatif dan kreatif.

Sebelum membahas lebih lanjut kita harus mengetahui apa itu video game. Menurut wikipedia Video game atau game elektronik adalah game elektronik yang melibatkan interaksi dengan antarmuka pengguna untuk menghasilkan umpan balik visual pada perangkat tampilan video dua atau tiga dimensi seperti layar sentuh , headset realitas virtual , atau perangkat monitor/tv. Sejak tahun 1980-an, video game telah menjadi bagian yang semakin penting dari industri hiburan .

Sementara itu, sejak tahun 2010-an, kepentingan komersial industri video game telah meningkat. Pasar-pasar asia yang mucul dan game-game mobile pada smartphone khususnya mendorong industri.itulah penjelasan tentang apa itu video game.

Di dalam video game terdapat berbagai aspek yang bisa mendorong kecerdasan ataupun mempengaruhi kecerdasan linguistik seseorang, yang pertama seseorang bisa lebih cepat mengetahui seseorang maupun kelompok atau sekumpulan orang-orang baik itu pria dan wanita serta beberapa biografinya karena proses sosialisasi dan bertutur kata yang tak lepas dari dorongan kecerdasan linguistik seseorang. Yang kedua, budaya yaitu subkultural media baru di dunia yang di bentuk di sekitar video game dan bermain game.

Ketika video game menjadi lebih sosial dengan kemampuan multi pemain dan online,gamer atau pemain game menemukan jati diri mereka dalam jejaring sosial yang berkembang. yang ketiga, di dalam video ada istilah yang namanya multiplayer yaitu adalah game atau permainan yang dapat dimainkan secara kompetitif, terkadang dalam dalam olahraga elektronik, atau secara kooperatif dengan menggunakan perangkat input yang digunakan.

Game online yang sedang naik daun memungkinkan pemain video game untuk berkomunikasi dan berkerja sama untuk menyelesaikan tugas tertentu dan menjadi hubungan atar pemain membentuk sebuah sinergi yang baik.

Jadi, kecerdasan linguistik bisa di kembangkan dengan platform video game. Ketika bermain game seseorang dapat menyelesaikan masalahnya seperti menentukan strategi ataupun memecahkan teka-teki untuk memenangkan sebuah pertandingan dan melangkah ke tahap selanjutnya dan itu melibatkan penggunaan beberapa pengetahuan umum dan keterampilan dalam matematika, berbicara, membaca, dan sains yang telah di pelajari pada jenjang pendidikan di sekolah.**