Sumbar Sudah Punya Hari Jadi

PADANG, RELASIPUBLIK – Setelah 74 tahun Indonesia merdeka pada 1945, hari jadi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru hari ini, Senin (22/7) ditetapkan.

Hari Jadi Sumbar jatuh pada 1 Oktober 1945, agar memiliki legalitas dilakukan melalui Penetapan dalam sidang paripurna DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahi mengatakan, penetapan Hari Jadi Sumbar pada 1 Oktober 1945, adalah Sumbar sebagai kesatuan wilayah administratif dalam kerangka NKRI.

“Berbeda dengan Sumbar yang diidentikkan juga dengan Minang, yang memiliki adat dan budaya dengan filosofi ABS SBK, telah ada jauh sebelum terbentuknya NKRI,” ungkap Hendra.

Menurutnya, penetapan Hari Jadi Sumbar ini sudah ada sejak anggota DPRD Sumbar periode 2004-2009. Ide tersebut belum terwujud karena banyak hal pertimbangan, diantaranya tidak terlepas dari banyaknya momentum bersejarah yang memiliki nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai dasar hari terbentuknya Provinsi Sumbar.

Dari sejumlah momen bersejarah, maka dasar penetapan ditentukan 1 Oktober 1945 bertepatan dengan tanggal dibentuknya keresidenan Sumbar, yang dilakukan bersamaan dengan pengambilalihan pemerintah dari tangan penjajahan Jepang. Pembentukan keresidenan Sumbar itu dimotori pejuang-pejuang seperti M Syafei, dr M Djamil dan Rasuna Said.

Ia berharap, setelah ditetapkan Hari Jadi Provinsi Sumbar dapat menjadi perekat dan menambah rasa bangga dan rasa cinta pada Sumbar. Lebih lanjut Hendra mengatakan, pada 1 Oktober 2019 mendatang sudah diperingati sebagai Hari Jadi Sumbar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumbar, Alwis dalam sambutannya mengatakan, penetapan Hari Jadi Sumbar memiliki nilai historis sejarah, administrasi, dan heroik atau bersifat perjuangan.(nov)