Minimalisir Dampak Bencana, BPBD PesSel Bentuk 182 KSB

PAINAN, Relasipublik.com – Minimalisir dampak bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, membentuk 182 kelompok siaga bencana (KSB) yang tersebar di 15 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan, Prinurdin mengatakan, KSB tersebut telah diberikan pelatihan mulai dari upaya meminimalkan kerugian akibat bencana, hal yang dibutuhkan saat bencana hingga pascabencana.

“Masing-masing KSB merupakan perpanjangan tangan dari BPBD dalam mengatisipasi dan meminimalisir dampak dari bencana yang terjadi,” ujarnya Kamis, (6/4).

Dia menyebutkan di kabupaten Pesisir Selatan, terdapat 360 ribu warga yang bermukim di lokasi rawan bencana.

“Hampir separuh dari 564 ribu jiwa penduduk Pessel bermukim pada lokasi rawan bencana,” tambahnya.

Dengan rincian, 100 ribu warga bermukim di daerah rawan banjir dan longsor, sementara 260 ribu warga lainnya bermukim di sepanjang pantai yang rawan tsunami.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengatakan, upaya relokasi warga yang menetap di daerah rawan bencana sulit dilakukan karena berbagai alasan.

Maka dari itu, saat ini, pemkab telah menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak bermukim di pinggir pantai, bantaran sungai dan lereng-lereng perbukitan. (fk/*)