DENGAN DANA DESA, NAGARI KOTO NAN TIGO SEMAKIN MAJU DAN BERKEMBANG

PESSEL, RELASIPUBLIK –  Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

Pemerintah Pusat melalui Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) mengalokasikan Dana Desa dan Dana Kelurahan  pada tahun 2019 sebesar 73 triliun, 70 triliun untuk  Dana Desa dan 3 triliun lagi untuk Dana Kelurahan, dan di bagikan kepada 74.958 desa di seluruh Indonesia, yang di hitung dengan memperhatikan variabel jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis.

Dalam penyaluran Dana Desa, Pemerintah  memperioritaskan penggunaannya untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, seperti yang dilakukan Nagari Koto NanTigo Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Pelaksanaan Dana Desa (DD), dan  Alokasi Dana Desa (ADD) Nagari Koto Nan Tigo pada Tahun 2019 sedang berlangsung pelaksanaanya, pada akhir Desember tahun 2019 semua kegiatan sudah selesai di kerjakan.

Wali Nagari Koto Nan Tigo Yusrizal kepada Relasipublik.com, Sabtu 2/12/2019 menjelaskan, pelaksanaan penggunaan Dana Desa hampir rampung di selesaikan pada Desember 2019 ini, sesuai dengan proses penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran ( RKA ) yang di tetapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari Koto Nan Tigo.

Seperti Pembelian 1 Unit Mobil Ambulan Desa Rp 235 juta dan Pembangunan Gedung TK PAUD Nagari Koto Nan Tigo di Lokasi Perumahan Khusus Nelayan , kemudian Pembangunan tempat buang jamban (WC)bagi masyarakat miskin sebanyak 5 unit terus bantuan pemasangan meter listrik bagi masyarakat miskin sebanyak 3 unit serta pengadaan pakaian seragam murid TPA/TPSA/TPQ sekanagarian Koto Nan Tigo imbuh Yusrizal.

Lanjut Yusrizal kita juga lakukan pekerjaan pembangunan rumah tak layak huni ( RTLH ) dengan Penerima Keluarga Afrizal dengan biaya Rp 15 juta,  kemudian rumah M Taufik ,Sumarno, Reky Syahputra dan Wevi dengan anggaran yang sama, terus kesemuanya dalam kurun tahun 2019, Nagari Koto Nan Tigo sudah melaksanakan dana desa tahun 2019, untuk Rumah Tak Layak Huni ( RTLH ) sebanyak 5 Unit Rumah dan di tambah 8 unit rumah (RTLH) lagi setelah hasil kesepatakan di anggaran perubahan yang telah di sepakati terang Wali.

Pelaksanaan Kegiatan tahun 2019 ,Nagari Koto Nan Tigo mengacu pada Perbub Pessel dan Permenagari nomor 133,114 acuan 2018 dan tahun 2019,permenagri no 20 tahun 2018 sebagai acuan tahun 2019 yang harus di sesuaikan dengan Perbup Pessel, ujar Yusrizal.

Lanjut Wali, Nagari Koto Nan Tigo, Alhamdulillah juga dapat bantuan dari Pemerintah Pusat dari Kementrian Kelautan , yaitu bantuan rumah nelayan, khusus di peruntukkan bagi masyarakat petani nelayan miskin, sebanyak 75 unit rumah yang di bagikan pada masyarakat nelayan dengan cara gratis.

“Dan atas nama pemerintahan nagari dan masyarakat koto nan tigo,kecamatan batang kapas, kami ucapkan terimah kasih banyak pada pemerintah kabupaten pesisir selatan dalam hal ini Bupati Indra joni yang telah membantu terlaksananya pembangunan rumah nelayan,” ulas Yusrizal mengakhiri.**