Dampak Barolek Gadang Dan Peristiwa Situjuah Bagi masyarakat

LIMAPULUH KOTA, RELASIPUBLIK – Nagari Situjuah Batua kabupaten Limapuluh Kota Barolek Godang 2020 resmi dimulai, Sabtu (12/1). Acara ini, bakal berlangsung hingga 20 Januari mendatang. Puncaknya, saat peringatan Peristiwa Situjuah ke 71 pada 15 Januari, tak tanggung-tanggung kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi banyak masyarakat setempat.

Jual beli di pasar nagari Situjuah diperkirakan meningkat lebih 3 kali lipat dari hari biasanya, karena terpantau pasar tersebut dihujani pengunjung yang penuh sesak untuk bertransaksi kebutuhan dapur. bukan hanya kebutuhan dapur. Juga meningkatkan ekonomi penjual pecah belah, buah, kedai harian, dan makanan cepat saji lainya,

Salah seorang pedagang buah, Siti Nurbaya (45) saat media menjumpainya, iya menyampaikan, mulai dari acara pembukaan (12/1) jual beli kami sangat lancar, bahkan kami kehabisan stok.

“banyak bona urang nan balanjo, ndak cukuik galeh ambo dek nyo do. (terlalu banyak orang membeli, sehingga dagangan saya kurang).” kata sitinurbaya dengan logat daerahnya yang khas.

Ditambahkan Farida (60) pedagang sayur mayur, menyampaikan hal serupa, serta memimta terimakasih kepada Wali nagari Situjuah Batua, bapak DV Dt Tan Marajo, Karena telah melayani dan memdengarkan keluh kesah kami sebagai masyarakatnya.

“Memang benar, untuk besok kami akan membawa stok yang lebih banyak. Dan ucapan terimkasih banyak kepada bapak Wali Nagari, Yang berhasil mensejahterahkan seluruh masyrakat situjuah.” kata farida sambil mengikat sayur bayam itu.

Di sisi lain, tokoh muda yang banyak berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini. Sebut saja Fajar Vesky, dikaataakannya kepada media bagaimana sejarah dan pentingnya acara Situjuah Barolek Gadang ini bagi kami khususnya masyarakat situjuah.

“Situjuah Baralek Gadang, juga dalam rangkain acara peringatan Peristiwa Situjuah 15 Januari. Semua masyarakat situjuah tau peristiwa itu. Merupakan peristiwa sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia di Situjuah, tepatnya di lurah kincia. Bahkan ada istilah ‘Jangan ngaku orang Situjuah, kalau tidak tau peristiwa situjuah’. Merupakan bentuk kami masyarakat Situjuah sebagai mengingat dan menghargai pahlawan yang telah berjuang memerdekakan Indonesia.” Kata Fajar Vesky, singkat menjelaskan.

Sebagai wali nagari yang dikenal bermasyarakat dan mudah bergaul itu, di dampingi ketua pelaksana Situjuah Barolek Gadang Dt Sindo menyampaikan terakasih banyak kepada seluruh masyarakat dan tamu undangan yang turut hadir memeriahkan acara ini.

“Terimaksih yang sebesar-sebarnya saya ucapkan kepada masyarakat dan tamu undangan yang hadir untuk memeriahkan acara Situjuah Barolek gadang, Tak lupa juga untuk semua wartawan yang hadir.” tutup wali nagari remdah hati itu. (FF)